Rombongan terbesar yang terdiri dari menteri dan tokoh bisnis Australia akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 17–20 November 2015 untuk berpartisipasi dalam acara Pekan Bisnis Indonesia-Australia (IABW) 2015.
Di bawah kepemimpinan Menteri Perdagangan dan Investasi Australia, Andrew Robb, lebih dari 300 perwakilan Australia akan menjalin pertemuan dengan para pemimpin Indonesia guna mempererat kerja sama bisnis dan mendorong aktivitas perdagangan di sektor-sektor utama seperti pertanian, pendidikan, infrastruktur, pariwisata serta sumber daya alam.
Menurut Duta Besar Australia Paul Grigson, peluang perdagangan dan investasi Australia masih belum dimanfaatkan secara optimal.
Duta Besar Grigson menyatakan bahwa Indonesia merupakan mitra yang sangat strategis, dan kunjungan ini menjadi momen penting bagi para pelaku bisnis dari kedua negara untuk saling bertemu dan mengeksplorasi potensi kerja sama baru.
Ia menekankan bahwa dengan memaksimalkan kesempatan ini, kemitraan bisnis antara Indonesia dan Australia berpotensi tumbuh secara signifikan, baik dalam hubungan dua negara maupun melalui kolaborasi multilateral di pasar negara ketiga.
Pada tahun 2014, Indonesia menempati posisi ke-12 sebagai mitra dagang utama Australia, dengan nilai perdagangan dua arah mencapai AUD12,7 miliar. Di tahun yang sama, total investasi timbal balik antara kedua negara tercatat sebesar AUD9,6 miliar.
Sebanyak 345 tokoh bisnis dari Australia dijadwalkan untuk mengikuti berbagai pertemuan dan kegiatan lapangan di Jakarta, Sulawesi Selatan serta Bali dalam rangka IABW. Sementara itu, lebih dari 600 peserta dari Indonesia telah menerima undangan untuk turut berpartisipasi.