Pemerintah Italia memulai proses penyerahan kapal induk Garibaldi yang telah nonaktif kepada pemerintah Indonesia. Langkah ini meresmikan rencana sekaligus menandai perluasan kerja sama pertahanan kedua negara. Pemerintah memperkirakan penyerahan yang menunggu persetujuan parlemen akan memperkuat kemampuan angkatan laut dan jejak strategis Italia di Indo-Pasifik.
Dokumen parlemen tertanggal 19 Februari 2026 mencatat pengajuan rancangan dekrit menteri oleh pemerintah Italia. Dekrit itu mengizinkan pengalihan gratis kapal induk Garibaldi kepada TNI Angkatan Laut.
Mulai 31 Desember 2024, kapal tersebut beralih ke status cadangan dan tidak lagi menjadi bagian armada aktif Italia.
Bila mendapat persetujuan, proses transfer bisa selesai pada akhir 2026, mungkin Oktober, menunggu tahapan administratif-teknis lanjutan.
Rencana Italia menyerahkan kapal induk pensiun menegaskan penguatan keselarasan pertahanan dengan pemerintah. Langkah ini juga memperluas kehadiran strategis Italia di Indo-Pasifik melalui kerja sama keamanan dan industri.
Langkah ini muncul saat kerja sama militer dan diplomatik Italia–Indonesia semakin meluas. Kedua pemerintah menggambarkannya sebagai program pembangunan kapasitas dengan mitra strategis Indo-Pasifik.
Para pejabat menyebut inisiatif ini memperdalam dialog operasional. Inisiatif ini mendukung pelatihan terpilih dan interoperabilitas. Inisiatif ini juga memperkuat kehadiran pertahanan Italia di kawasan.
Platform Komando
Pemerintah menyampaikan bahwa di masa depan kapal ini dapat berperan sebagai kapal induk sekaligus platform komando, dengan kemampuan menampung helikopter serta mendukung operasi laut dan misi kemanusiaan.
Tim teknis memindahkan kapal tanpa kemampuan tempur ofensif, seraya mempertahankan perlengkapan navigasi, keselamatan, dan kenyamanan.
Pejabat pertahanan Italia memperkirakan transfer menelan sekitar €54 juta, mayoritas untuk persiapan pengiriman kapal.
Materi yang disampaikan ke parlemen memperlihatkan kesepakatan ini dapat memfasilitasi kerja sama pertahanan tambahan dan diskusi pengadaan, sementara detail tetap terbatas.
Diberitakan, para perencana pemerintah membidik penerimaan kapal menjelang perayaan HUT angkatan bersenjata 5 Oktober 2026, ketika kapal dapat tampil sebagai pusat perhatian.
Kesepakatan pengalihan ini tergolong penyerahan pertahanan sangat berarti dari Italia untuk mitra Asia Tenggara, sekaligus menekankan ambisi TNI Angkatan Laut yang kian berkembang.
Bagi Italia, langkah tersebut memangkas biaya dekomisioning dan mempertebal hubungan dengan negara maritim berpopulasi tinggi yang berada di jalur pelayaran utama.
Indonesia memperoleh kemajuan pesat pada kemampuan komando dan kendali, bersamaan dengan proses modernisasi armada.