Indonesia-Timor Leste: Risiko Dominasi di Sektor-Sektor Penting

kunjungan resmi Timor Leste

Pada kunjungan resmi ke Timor Leste 26 Januari, Presiden Joko Widodo menegaskan komitmen Indonesia mendukung sektor penting. Dukungan mencakup infrastruktur, komunikasi, transportasi, kesehatan, serta pengembangan bisnis hilir untuk memperkuat kerja sama kedua negara.

Ia menegaskan Indonesia dan Timor Leste akan memperkuat kerja sama dalam bisnis hilir dan infrastruktur, termasuk ketenagalistrikan serta LNG darat. Ia juga menyampaikan bahwa pada 2011–2015, Indonesia melalui BUMN menginvestasikan sekitar $344 juta di sektor infrastruktur Timor.

Presiden Jokowi berharap kerja sama menguat pada tahun 2016 sehingga target Rp7 triliun tercapai.

Ia menegaskan kembali komitmen sektor kesehatan untuk menjadi mitra utama Timor Leste dalam penyediaan obat-obatan. Komitmen tersebut juga mencakup pemberian akses ke berbagai fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat.

Presiden Jokowi menambahkan bahwa Indonesia siap menjadi mitra utama bagi Timor Leste dalam penyediaan obat-obatan dan peralatan medis.

Komunikasi dan Transportasi

Dalam bidang komunikasi dan transportasi, Presiden Jokowi menegaskan Indonesia akan meningkatkan konektivitas melalui Telkomsel. Operator tersebut telah beroperasi di Timor Leste selama tiga tahun terakhir dan terus diperkuat. Selain itu, Indonesia akan memperkuat layanan Bank Mandiri yang hadir di Timor Leste sejak 2003. Presiden juga menegaskan komitmen Indonesia untuk membantu perencanaan bandara nasional Timor Leste serta menyediakan pelatihan bagi pilot dan penerbangan.

Dalam kunjungan resmi sehari, Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri Timor Leste, Dr. Rui Maria de Araujo, mengadakan pertemuan bilateral membahas isu perbatasan serta menandatangani nota kesepahaman dengan Sekretariat Negara untuk Pemuda dan Olahraga (SEJD), Kementerian Pertanian dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum, Perhubungan dan Komunikasi, serta Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Alam.

Perdana Menteri Dr. Rui Maria de Araujo menyampaikan bahwa kunjungan resmi Presiden Jokowi semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara dan diyakini akan mendukung pembangunan Timor Leste.

Perdana Menteri menekankan bahwa kemajuan ekonomi Indonesia yang baik dapat menjadi contoh bagi Timor Leste dalam upaya meningkatkan pembangunan ekonominya sendiri.

PM Araujo menyatakan bahwa proyeksi global menempatkan Indonesia sebagai negara dengan perkembangan ekonomi pesat, bahkan mampu menyaingi China dan Amerika Serikat.

Visited 3 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *