DiCaprio Kurang Tahu soal Hutan Indonesia

Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan

Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, D’Caprio tidak mendapat data lengkap ketika mengomentari kerusakan hutan hujan.

Bulan lalu, aktor pemenang Oscar itu membagikan postingan di media sosial setelah kunjungannya ke taman nasional.

Siti Nurbaya menyampaikan bahwa pemerintah meningkatkan langkah-langkah untuk melindungi lingkungan.

“Pemerintah sedang menangani persoalan-persoalan yang telah berlangsung selama dekade-dekade,” tuturnya.

Siti mengatakan sangat menyayangkan pihak terkait tidak memberikan informasi komprehensif tentang deforestasi kepada D’Caprio.

Menurutnya, pemerintah membuat kemajuan dalam menindak perusahaan yang melanggar aturan lingkungan dan telah menginventarisasi area rawan deforestasi.

Pekan lalu seorang pejabat imigrasi memperingatkan bahwa otoritas imigrasi mungkin menolak izin kembali D’Caprio ke Indonesia.

“Kami mendukung kepeduliannya untuk menyelamatkan ekosistem Leuser,” ujar Heru Santoso, juru bicara Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham.

“Namun, kami bisa memasukkan namanya ke daftar hitam dan melarangnya kembali ke Indonesia kapan saja jika ia terus memposting hasutan atau pernyataan provokatif di media sosial.”

Aktor ini mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser di wilayah utara Sumatra pada akhir pekan lalu.

Aktor tersebut menuding perkebunan kelapa sawit merusak hutan hujan negara dan mengancam keberlangsungan satwa liar.

Ia menulis di media sosial tentang kekhawatiran terhadap spesies yang menghadapi kehilangan habitat.

“Perluasan perkebunan sawit menyebabkan fragmentasi hutan dan memutus koridor migrasi gajah yang esensial,” tulis aktor ini di Instagram.

Menurutnya, daerah itu merupakan pusat keanekaragaman hayati kelas dunia, dan ia menegaskan: “Perluasan perkebunan sawit merusak lokasi yang istimewa ini.”

Pohon sawit yang berasal dari Afrika memproduksi buah yang kemudian menjalani pengolahan menjadi minyak kelapa sawit.

Kepada surat kabar Republika, Ronny Sompie memperingatkan bahwa mereka dapat mendeportasi D’Caprio jika pernyataannya merugikan nama baik pemerintah atau kepentingan nasional, serta menegaskan visa turisnya hanya untuk kunjungan wisata.

Setiap tahun pada musim kemarau, praktik membuka lahan dengan membakar dan menebang memusnahkan wilayah hutan yang luas.

Mencemari Tetangga

Mereka yang mengkritik menyebut praktik tersebut menghasilkan kabut yang mencemari negara tetangga dan menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan.

Pihak-pihak tertentu sering menyalakan api dengan sengaja untuk membersihkan lahan bagi perkebunan kelapa sawit.

Siti Nurbaya menyebutkan bahwa ia menghormati inisiatif D’Caprio untuk menyorot masalah ini dan bahwa komentar di akun media sosialnya dimaksudkan dengan itikad baik.

“Ia mengatakan bahwa kekhawatiran D’Caprio sungguh-sungguh dan wajar, dan bahwa ia memang bertindak dengan itikad baik.”

Pada tahun lalu, DiCaprio menyumbang lebih dari $13,5 juta untuk organisasi yang bergerak di bidang lingkungan.

“Dampak kerusakan planet terus meningkat dengan kecepatan yang tak lagi bisa kita abaikan.”

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *