DiCaprio ke Indonesia Tuai Kontroversi Satwa Langka

Leonardo D'Caprio sisi liarnya

Leonardo D’Caprio tengah menyingkap sisi liarnya. Setelah berbulan-bulan mendominasi panggung penghargaan, ia kini kembali mengalihkan perhatian pada minat keduanya: pelestarian lingkungan. Minggu ini, sang aktor berada di Indonesia untuk mendukung upaya meningkatkan kesadaran dalam memerangi deforestasi.

Pada Kamis, D’Caprio, 41 tahun, mengunggah foto di Instagram, bergandengan tangan dengan orangutan Sumatra yang menggemaskan.

“Penebangan hutan di Ekosistem Leuser terus terjadi demi permintaan minyak sawit, mendorong orangutan Sumatra semakin dekat kepunahan,” ujar D’Caprio. “Program Konservasi Orangutan Sumatra merehabilitasi satwa yang mereka selamatkan di Pusat Karantina agar dapat kembali ke habitat aslinya. Jika kita tidak menghentikan perusakan masif ini, Ekosistem Leuser beserta orangutan Sumatra yang menjadikannya rumah bisa lenyap selamanya.”

Pada Senin, aktor sekaligus aktivis ini mengunggah foto di Instagram, berdiri bersama dua pegiat lingkungan dan dua gajah terancam punah.

“Hutan hujan dataran rendah di Ekosistem Leuser adalah habitat terbaik yang tersisa bagi gajah Sumatra terancam punah,” tulis DiCaprio.

Aktor ini, yang terkenal sebagai pendukung isu lingkungan global, menjelaskan bahwa rencana pembukaan hutan mengancam gajah dan satwa Leuser.

“Sebagian kawanan gajah Sumatra liar masih mengikuti jalur migrasi kuno,” tulisnya. “Namun, ekspansi perkebunan kelapa sawit telah memecah hutan dan memutus koridor migrasi penting, sehingga menyulitkan keluarga gajah menemukan sumber makanan dan air yang cukup.”

Ekosistem Leuser tidak hanya menjadi rumah bagi berbagai satwa, tetapi juga menyediakan pasokan air bersih bagi masyarakat sekitar, sementara daerah aliran sungainya berperan penting dalam mencegah bencana alam.

Untuk mengatasi persoalan ini, organisasi yang mengusung nama DiCaprio, yaitu The Leonardo DiCaprio Foundation, bekerja sama dengan mitra lokal untuk membangun suaka bagi megafauna di Ekosistem Leuser.

Selain gajah, Ekosistem Leuser merupakan satu-satunya tempat di dunia di mana orangutan, harimau dan badak masih hidup berdampingan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *